
Ambon (KM) - Tinggi gelombang di perairan Maluku pada Rabu-Jumat, tanggal 3-5 Agustus 2011, diprakirakan berkisar 2-4 empat meter dan membahayakan bagi perahu dan kapal nelayan tradisional.
Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Ambon Fransina Pattinama di Ambon, Selasa, mengatakan bahwa gelombang terhitung tinggi itu diprakirakan terjadi di Laut Tanimbar, Kabupaten Maluku Tengara Barat, Laut Maluku bagian barat daya, Laut Buru, Laut Banda, Laut Kei, dan Laut Arafura.