Selamat Datang

Di sini Anda dapat membaca berita tentang Maluku yang dibuat oleh LKBN ANTARA. Seluruh berita dilindungi UU Hak Cipta dan karenanya tidak diperkenankan untuk disiarkan kembali melalui media apapun tanpa izin tertulis dari LKBN ANTARA.

Selasa, 02 Agustus 2011

Pemkot Ambon Santuni Koban Longsor

Ambon (KM)  - Pemerintah Kota  Ambon memberikan uang santunan kepada keluarga korban tewas akibat bencana longsor di Bere-Bere, Kecamatan Sirimau, Minggu (31/7).

"Sesuai arahan dan keputusan Wali kota Ambon Jopie Papilaja, korban tewas akibat bencana alam akan diberikan santunan. Penyerahan santunan dilakukan  hari ini," kata Kepala Dinas Sosial Kota Ambon  M Namsa di Ambon, Selasa.

Bencana tanah longsor yang terjadi  di RT 002/003 Bere-Bere mengakibatkan empat korban meninggal dunia, yakni keluarga Makatita, satu orang luka berat dan tiga rumah rusak  tertimbun tanah.

Menurutnya, pemberian santunan akan diserahkan Wali Kota Ambon sesuai kriteria yakni korban meninggal dunia Rp3 juta per orang, luka berat dan dirawat di rumah sakit Rp1,5 juta-Rp2 juta.

Ia mengatakan, Pemkot Ambon sebelumnya telah memfasilitasi proses pemakaman korban pada Senin (1/8).

"Proses administrasi disesuikan laporan dari kelurahan yakni data korban meninggal dan luka berat," ujar Namsa.

Ia mengatakan, pihaknya telah menyalurkan bantuan tanggap darurat bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Maluku.

"Bantuan ini dalam bentuk kebutuhan sehari-hari yakni beras, mi instan, ikan kaleng, alat dapur, selimut dan terpal,  untuk beberapa lokasi yakni kelurahan Batu meja, Batu Merah dan Mangga Dua," katanya.

Namsa menjelaskan, rumah warga yang rusak akibat longsor tidak mendapat biaya kerusakan, hanya diberikan bantuan tanggap darurat.

"Kami tidak memberikan bantuan untuk  rumah yang rusak, karena bila diberikan bantuan berarti Pemkot Ambon melegalkan warga untuk tetap tinggal dan membangun di kawasan tersebut," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan dan bantaran sungai untuk cermat  melihat cuaca di Kota Ambon  yang akhir-akhir ini diguyur hujan lebat.

"Wilayah pegunungan rawan longsor, sedangkan bantaran sungai juga mudah dilanda banjir, sehingga kesadaran masyarakat dibutuhkan untuk menghindari timbulnya korban jiwa dan harta benda," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar