Selamat Datang

Di sini Anda dapat membaca berita tentang Maluku yang dibuat oleh LKBN ANTARA. Seluruh berita dilindungi UU Hak Cipta dan karenanya tidak diperkenankan untuk disiarkan kembali melalui media apapun tanpa izin tertulis dari LKBN ANTARA.
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Agustus 2011

Gempa 5,4 SR Guncang Saumlaki

Ambon (KM) - Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,4 Skala Richter (SR) menguncang Saumlaki, ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Selasa, sekitar pukul 12.09 WIB.

Kepala Stasiun Geofisika Ambon Benny Sipolo mengatakan, gempa tersebut terletak pada lokasi 7.13 LS atau 130.29 BT, 147  KM Barat Laut Saumlaki dengan kedalaman 132 KM.

Minggu, 24 Juli 2011

"Baronda Maluku" Bersihkan Habitat Pombo

Ambon (KM) - Komunitas lokal peduli lingkungan "Baronda Maluku" membersihkan habitat burung endemik khas Maluku "Pombo" (Ducula Bicolor) di Pulau Pombo, kabupaten Maluku Tengah, Minggu.

Sekitar 70-an orang pegawai Bank Indonesia Ambon, mahasiswa teknik pecinta alam (Matepala) Universitas Pattimura, anggota komunitas Maluku foto club , arumbai blogger, Ambon bergerak dan lainnya turut serta dalam aksi bersih-bersih sampah plastik di pulau seluas 4,68 hektare itu.

Selasa, 12 Juli 2011

Pendaki Malaysia akan Peringati Sumpah Pemuda

Ambon (KM) - Empat pendaki gunung asal Malaysia akan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-83 di puncak Gunung Binaya, Kabupaten Maluku Tengah, 28 Oktober 2011.

"Haslinda Tahir telah menghubungi kami melalui surel. Dia dengan tiga temannya di Malaysia ingin turut serta dalam kegiatan di Gunung Binaya," kata Ketua Panitia Jejak Binaya Adventure M Aziz Tunny kepada ANTARA di Ambon, Senin.

Minggu, 10 Juli 2011

Gunung Mimpi Akhiri Liburan dengan Bersih Pantai

Ambon (KM) - Kelompok belajar "Gunung Mimpi" mengakhiri liburan sekolah dengan membersihkan pantai Tirta, Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, dari kotoran terutama sampah plastik, Minggu sore.

Pantauan ANTARA di lokasi kegiatan, belasan siswa SD hingga SMA yang terlibat dalam aksi yang diberi nama Bersamplas itu berhasil mengumpulkan sampah sedikitnya sebanyak lima kantong platik dan dua karung.

Sabtu, 09 Juli 2011

Gempa 5,7 SR Guncang Ambon Tanpa Tsunami

Ambon (KM) - Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,7 skala Richter (SR) menguncang Ambon, Provinsi Maluku, Sabtu, sekitar pukul 12.51 WIT.

Kepala Stasiun Geofisika Ambon Benny Sipolo di Ambon mengatakan, gempa tersebut terletak pada lokasi 4.13 LS atau 129.38 BT, 146  Km Tenggara Ambon dengan kedalaman 35 Km.

Senin, 27 Juni 2011

KANAL Ambon Kampanye Lindungi Alam Lewat Buku

Ambon (KM) - Perhimpunan Pemuda Sadar Wisata Pecinta Alam (PPSWPA) - Kreativitas Anak-Anak Alam (KANAL) Ambon mengkampanyekan perlindungan alam lewat buku antologi puisi berjudul "Bumiku Sayang, Bumiku Malang - Antologi Puisi Anak-anak Kanal".

"Antologi puisi ini merupakan bagian dari kampanye kami untuk mengimbau masyarakat agar menjaga, melindungi dan melestarikan alam kita yang semakin rusak," kata Sekretaris Umum PPSWPA - KANAL Agus Salim Patty kepada ANTARA di Ambon, Senin.

Senin, 13 Juni 2011

Mahasiswa SBT Desak Gubernur Tutup PT Karlez

Ambon (KM) - Ratusan Mahasiswa asal Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Senin siang, menggelar demonstrasi untuk mendesak Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu menutup PT Karlez Proterium (Seram) Limited.

"Keberadaan PT Caltez selama 80 tahun tidak memberikan kontribusi bagi masyarakat di Seram Bagian Timur, kata Koordintaor Demo, Rusdy Rumata, saat beorasi.

DPRD Pertanyakan Dampak Tumpahan Minyak di Bula

Ambon (KM) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Maluku mempertanyakan dampak negatif tumpahan minyak mentah dari salah satu tempat penampungan sementara milik PT. Karlez Petroleum Limited di Kecamatan Bula, Ibu Kota Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

"Kami sudah melakukan rapat internal dan mengagendakan pemanggilan Kadis Energi Sumber Daya Mineral serta Kepala Bapedalda Maluku untuk mengecek secara teknis kebenaran terjadinya tumpahan minyak mentah," kata Ketua Komisi B, DPRD Maluku, Melky Frans di Ambon, Senin.

Senin, 06 Juni 2011

Volume Sampah di Ambon Meningkat

Ambon (KM) - Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Ambon, Jopie Tepalawatin mengatakan volume sampah meningkat akibat intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir.

"Intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa pekan terkahir mengakibatkan volume sampah di Ambon meningkat mencapai 714 meter kubik per hari," katanya, di Ambon, Senin.

Minggu, 05 Juni 2011

SDN II Ambon Gelar Pameran Lingkungan Hidup

Ambon (KM) - Sekolah Dasar Negeri II Tanah Tinggi, kecamatan Sirimau, kota Ambon, menggelar pameran lingkungan hidup pada 3-4 Juni 2011.

"Pameran lingkungan hidup merupakan pameran ke lima yang dilaksanakan sejak tahun 2006," kata kepala sekolah SDN II Tanah Tinggi, Elisabeth Radjawane, di Ambon, Sabtu.

Kamis, 02 Juni 2011

Bapedal Maluku Selenggarakan Lomba Foto Lingkungan

Ambon (KM) - Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Maluku menyelenggarakan lomba foto bertema lingkungan untuk memeriahkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni.

Ketua Panitia Lomba Junan Tan di Ambon, Kamis, mengatakan, lomba foto itu selain untuk penyaluran minat dan bakat pecinta foto, juga untuk membangkitkan kepedulian masyarakat untuk lebih mencintai dan memelihara kelestarian lingkungan hidup.

Selasa, 17 Mei 2011

Colupsia Gandeng Pers Advokasi Kawasan TN Manusela

Ambon (KM) - Colupsia, salah satu lembaga independen yang peduli dengan masalah lingkungan, menggandeng kalangan pers di Ambon, Maluku untuk melakukan advokasi terkait pengembangan kawasan Taman Nasional Manusela di Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah.

Kegiatan advokasi itu diawali dengan lokakarya yang melibatkan 15 orang wartawan dari sejumlah media di Kota Ambon, Selasa, dengan tujuan mengumpulkan berbagai masukkan dan perkembangan seputar potensi dan pengembangan kawasan TN Manusela yang sudah dilakukan.

Senin, 09 Mei 2011

Pemkot Larang Pembangunan di Daerah Rawan Bencana

Ambon (KM) - Pemerintah Kota Ambon, Provinsi Maluku, akan memasang tanda larangan membangun di kawasan perbukitan dan daerah rawan bencana alam.

"Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota dan provinsi Maluku untuk memasang papan dilarang membangun di kawasan perbukitan dan daerah rawan bencana," kata Plt Dinas Tata Kota setempat, Novel Masuku, di Ambon, Senin.

Ippamawar Kembali Persoalkan Pengrusakan Hutan Werinama

Ambon (KM) - Ikatan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Werinama (Ippamawar) kembali mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku mempersoalkan masalah pengrusakan hutan akibat aktivitas perusahan pemegang Hak Pengelolaan Hutan (HPH).

"Kami minta tim pemantau bentukan komisi B DPRD Maluku bersikap objektif dan tidak membohongi masyarakat," teriak demonstran yang dikoordinir Munawir Kubal di Ambon, Senin.

Kamis, 05 Mei 2011

PLN Minta Masyarakat Relakan Tanaman Dipangkas

Ambon (KM) - General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Nyoman Astawa, meminta masyarakat Kota Ambon dan sekitarnya merelakan tanaman mereka dipangkas demi mengantisipasi gangguan jaringan.

"Kami minta kerelaan masyarakat, khususnya dimana jaringan distribusi PLN melalui tanaman mereka," katanya, di Ambon, Kamis.

LIPI Gelar Lokakarya "Pengelolaan Teluk Ambon Dalam"

Ambon (KM) - Balai Konservasi Biota Laut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ambon menggelar lokakarya "Pengelolan Teluk Ambon Dalam", di Ambon, Kamis.

Lokakarya sehari itu membahas tentang 15 topik acuan yang dibuat LIPI tentang langkah-langkah strategis pembenahan Teluk Ambon Dalam yang harus dilakukan oleh pemerintah setempat.

Selasa, 03 Mei 2011

Peninjauan HPH Werinama Tidak Gunakan Fasilitas Perusahaan

Ambon (KM) - Peninjauan tim gabungan komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Maluku bersama Dinas Kehutanan provinsi untuk melihat laporan dugaan pengrusakan hutan di Kecamatan Werinama, Kabupaten Seram Bagian Timur tidak menggunakan fasilitas perusahan.

"Untuk biaya makan dan penginapan saja, saya gunakan dana sendiri selama perjalanan, kecuali untuk peninjauan lokasi di dalam hutan terpaksa menggunakan mobil milik PT. Prima Bumi Sakti Daya," kata Sekretaris komisi B, La Ode Salimin di Ambon, Senin.

Sabtu, 30 April 2011

PSL Unpatti akan Kaji Amdal Hotel Victorian

Ambon (ANTARA) - Pusat studi lingkungan (PSL) Universitas Pattimura (Unpatti) akan mengkaji analisa dampak lingkungan (Amdal) pembangunan hotel The Victorial Park di lokasi Taman Victoria, kawasan Pantai Mardika, Kota Ambon sebagai persyaratan teknis yang harus dipenuhi Space Consorsium (Spacecon) Internasional.

Jumat, 29 April 2011

Peninjauan Tim Gabungan ke Werinama Tidak Objektif

Ambon (KM) - Peninjauan selama satu hari oleh tim gabungan untuk melihat perusakan hutan Werinama akibat pengoperasian perusahaan pemegang izin hak penguasaan hutan (HPH) dinilai tidak objektif dan tidak mencapai sasaran.

"Tim gabungan ini akan mendapatkan hasil peninjauan yang optimal dan objektif kalau mereka bertahan antara tiga sampai empat hari," kata anggota DPRD Maluku Maksum Waelisahalong di Ambon, Jumat.

Tim gabungan tersebut terdiri atas DPRD Maluku dan Dinas Kehutanan Maluku berkunjung ke Desa Tum, Kecamatan Werinama, Kabupaten Seram Bagian Timur.

Maksum yang berasal dari daerah pemilihan Seram Bagian Timur mengatakan lokasi HPH PT Prima Bumi Sakti Daya (PDSB) mencapai ribuan hektare.

Bila tim gabungan ini bertahan beberapa hari untuk meninjau berbagai lokasi yang dilaporkan terjadi perusakan dan adanya pembuatan "jalan tikus" maka mereka tentunya akan menemukan berbagai pelanggaran yang diresahkan warga selama ini, katanya.

Menurut Maksum, keberangkatan tim dari pelabuhan Tulehu, Kecamatan Salahutu (Pulau Ambon) saja sudah dijemput karyawan PT PDSB dengan "speed boat" langsung menuju Werinama dan melakukan pertemuan dengan warga kemudian menggunakan fasilitas mobil milik perusahaan melihat kondisi hutan secara sepintas.

"Bagaimana mau dibilang objektif kalau cara kerjanya seperti ini, lagi pula nilai tambah dari kehadiran HPH kepada masyarakat bukan diukur dengan hanya memberikan satu dua lembar seng atau sepuluh zak semen, tapi perlu diimbangi dengan menjaga kelestarian lingkungan hutan dan sumber air tanah," katanya.

Maksum menyayangkan pernyataan ketua tim peninjau La Ode Salimin yang mengatakan Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Werinama (Ippamawar) saat melakukan aksi demo tentang perusakan hutan tidak disertai bukti dokumentasi video atau foto lapangan.

"Pelajar dan mahasiswa ini hanyalah sebagai penyambung keluhan dan aspirasi masyarakat desa Tum dan mereka tidak wajib turun lokasi dan menyediakan barang bukti," katanya.